Cerita ini hanyalah FIKTIF belaka, tidak bermaksud co-ngoco, ngejek, atau yang jelek-jelek lainnya. saya membuat karangan ini hanya untuk mengisi waktu luang, selebihnya tidak bermaksud apa-apa, jadi,
1. TIDAK BOLEH BERKOMEN DENGAN KATA-KATA SEMBARANGAN, dalam bahasa apapun (prohibited to comment with bad word/words in any language)
2. TIDAK BOLEH BERARGUMENTASI YANG BISA MENYEBABKAN PERKELAHIAN DIANTARA CROOTERS (prohibited to argument that can make the fight between CROOTERS)
Terima kasii , selamat membaca ^-^v
_______________________________________________
-KISAH DELAPAN PANGERAN-
Alkisah, tersebutlah sebuah negara yang aman, damai, dan nyaman bernama Crooters. Sistem Pemerintahan Negara ini adalah SEKARAT, atau perSEriKAtan keRAjaan crooTers. Negara ini dipimpin oleh seorang raja yang sangat bijaksana dan peduli kepada seluruh rakyatnya, yaitu Raja Hosen.
Raja Hosen memiliki delapan putra, yang semuanya sama-sama Putra Mahkota, dan mereka adalah saudara kembar. Tapi, jangan salah. Meskipun mereka kembar, wajah, watak, sifat, kebiasaan, dan hobi mereka sama sekali tidak sama.
Putra pertama adalah Pangeran Erwin. Dia adalah pemimpin dari ketujuh saudaranya. Sejujurnya, pangeran Erwin kurang bijak. Tapi, ia paling dewasa lima menit dari saudaranya yang lain (selisih kelahiran mereka adalah lima menit). Meski begitu, pangeran Erwin sangat mementingkan kesehatan. Segala sesuatu pasti ia kaitkan dengan kesehatan. Semua yang dilakukannya itu 'baik untuk kesehatan'. Pangeran Erwin memiliki suatu kebiasaan. Jika ia sedang mengalami hal yang sangat menyedihkan, atau ia merenungkan nasibnya, ia selalu duduk di dekat kolam di taman istana. Karena, menurut Pangeran Erwin, jika ia duduk di sana, ia pasti mendapatkan jawaban dari segala keresahannya. Oleh karena itu, ketujuh saudaranya memanggil ia Pond's Prince, atau pangeran kolam.
Putra kedua adalah pangeran Eqin. Selain putra mahkota, pangeran Eqin adalah juru bicara istana. Gayanya yang bijak menjadi patokan saat berkomentar tentang negara lain. Gaya bicaranya sangatlah menarik, dan selalu diselingi kata 'ck' di sela-sela kalimat. Dia sangat menyukai pascal dan selalu memenangi turnamen antar negara. Karena itu, ketujuh saudaranya memanggil ia Pascal Prince.
Putra ketiga adalah pangeran Fandika. Ia sangat mematuhi segala peraturan, mulai dari peraturan sekolah, istana, dan yang paling penting adalah agama. Hobinya adalah membaca buku-buku agama. Ia selalu menjadi pujian negara tetangga karena kealimannya. Karena saking seringnya ia dipuji, saudara-saudaranyapun memanggil ia Puji Prince, atau pangeran yang suka dipuji.
Putra keempat adalah pangeran Kumar. Ia adalah pangeran terpintar diantara saudara-saudaranya. Kegemarannya adalah meneliti unsur-unsur tabel periodik di laboraturium istana. Dia sangat pendiam, namun jika ia usil sekali saja, ia mampu membuat temannya menangis. Pangeran Kumar selalu mengatur keuangan teman-temannya karena dia yang paling hemat. Meski ia terlihat sangat bijak, ia sangat menyukai kartun penguin yang dilihatnya setiap hari Minggu. Karena itu, ketujuh saudaranya menjuluki Pangeran Kumar sebagai Penguin Prince.
Putra kelima adalah pangeran Abdullah. Dia adalah pangeran yang sangat sederhana, namun mudah dipengaruhi oleh saudara-saudaranya. wajahnya yang lugu terlihat seakan ia masih anak-anak. Pangeran Abdullah menyukai pelajaran biologi, yang menjadikan dirinya sebagai The Best Answerer of Verms Presentation di negaranya. Pangeran Abdullah pendiam dan polos. Karena itu, ia selalu dipanggil Polos Prince oleh saudara-saudaranya.
Pangeran keenam adalah pangeran Zultoni. Pangeran ini berkepribadian sangat usil. Pangeran yang satu ini sangat mengikuti perkembangan zaman. tak heran, pangeran Zultoni sangat maju dan selalu paham tentang teknologi. Tak hanya ahli dalam masalah komputer. Ia juga berposisi sebagai "Cables and LCDs fixer of the Crooters Palace". Selain itu, dia adalah penggemar berat musik, terutama semua musik yang selalu diputar di radio Crooters-fm. Setiap siaran, ia selalu menelpon untuk request lagu, bahkan ia pernah menelpon lima kali saat sekali siaran hanya untuk mengatakan 'prikitieww' pada saudaranya, Pangeran Fandika. Karena kegemarannya yang suka menelpon radio, ia dijuluki Phone Prince oleh ketujuh saudaranya.
Pangeran ketujuh adalah Pangeran Ikang. Awalnya, tidak banyak yang tahu tentang pangeran ini, karena ia lebih banyak diam dan tidak bertingkah aneh seperti saudara-saudaranya yang lain. Ia mulai terkenal saat acara debat antar negara. Saat itu, ketujuh pangerannya sudah kehabisan ide untuk berdebat. Tiba-tiba, pangeran Ikang memberikan solusi yang sangat bagus sekaligus memenangkan perdebatan. Sejak kejadian itu, ketujuh saudaranya menjulukinya Power Prince, pangeran yang menyimpan kekuatan tersembunyi.
Pangeran yang terakhir adalah pangeran Rizky. Ia adalah pangeran yang sangat peka dan sensitif, terutama terhadap perempuan. Hobinya adalah bermain futsal, dan menonton sepak bola. tapi, terlepas dari semua itu, dia sangat menyukai fisika. Bahkan, dalam buku Bimbingan Konseling sekolah, ia menulis, "fisika adalah hidup saya". Karena itu, ketujuh saudaranya menjuluki ia Physics Prince.
Kedelapan pangeran itu sangat akrab, saling menghargai dan selalu kompak. Sampai pada hari itu . . .
Mereka tiba-tiba saling memusuhi. Jika bertemu, mereka tidak pernah menyapa dan memalingkan wajah. Mereka pun saling berdebat saat rapat penyusunan tatanegara. Raja Hosen sendiri tidak tahu mengapa putra-putranya berkelakuan seperti itu. Tapi, salah satu inti masalahnya adalah : mereka bersaing dalam memperebutkan kekuasaan negara.
Suatu hari, Raja Hosen harus pergi ke Negara Persia yang sangat jauh dari negara Crooters.
"Ayahanda akan pergi selama satu bulan. Di sana ada masalah yang sangat penting yang harus ayahanda selesaikan,"kata Raja Hosen di depan kedelapan anaknya.
"Lalu, siapa yang akan memimpin negara ini, wahai Ayahanda?,"pangeran Erwin sedikit tersenyum, berharap ia akan ditunjuk oleh sang Raja.
"Anakku, Erwin. Aku akan memilihmu sebagai penggantiku sementara."
"Wahai, ayahanda. Jika memilih Erwin, ayahkanda akan mengecewakan rakyat,"kata pangeran Eqin yang membuat senyum Pangeran Erwin kembali membatu.
"Kenapa anakku?."
"Ayahanda tahu, kebiasaan kakakku yang baik ini yang selalu berdiam di dekat kolam istana sampai menemukan pemecahan masalah dan selalu memikirkan masalah sendirian?."
"Baiklah, kalau begitu, aku akan menunjukmu sebagai Raja sementara."
"Tapi, jika ayahanda menunjuk pangeran Eqin sebagai raja sementara, Saudaraku ini akan melupakan rakyat," kata pangeran Fandika.
"Kenapa wahai anakku?."
"Ia akan lebih mementingkan turnamen pascalnya satu minggu lagi, ayahanda. Dan saudaraku yang pintar ini akan berlatih pascal, lalu melupakan rakyat."
"Kalau begitu, aku akan menunjukmu, pangeran Fandika."
"Tapi, ia tak akan peduli pada penderitaan rakyat,"kata pangeran Kumar.
"Kenapa wahai putraku?."
"Karena saudaraku yang alim ini lebih banyak membaca buku agama di kamarnya daripada melihat kondisi rakyat."
"Baiklah, kalau begitu, kau akan kutunjuk sebagai raja sementara."
"tapi, ayahanda, jika pangeran kumar dijadikan raja, maka ia akan meninggalkan rakyatnya setiap hari Minggu,"kata pangeran Abdullah.
"Kenapa lagi, wahai putraku?."
"karena setiap hari Minggu, pangeran Kumar akan menonton kartun penguinnya."
"baiklah, kalau memang begitu, aku akan menunjukmu sebagai raja sementara."
"Tapi, jika ayahanda menunjuknya, saudaraku yang polos ini akan mudah terpengaruh oleh negara lain,"kata pangeran Zultoni.
"Baiklah, aku akan menunjukmu sebagai raja sementara."
"Tapi, Ayahanda. Saudaraku yang canggih ini tidak akan bisa menerima suara rakyat dari telpon,"kata pangeran Ikang.
"Kenapa bisa begitu putraku?,"
"Karena ia akan sibuk menelpon crooters-fm dan mendengarkan musik, daripada mendengar suara rakyat."
"Baiklah, kau yang akan kupilih menjadi raja sementara."
"Tapi, ayahanda. Jika saudaraku ini menjadi raja, rakyat akan terlalu lelah menunggunya,"kata pangeran Rizky
"Apa alasanmu, putraku?."
"Karena saudaraku ini akan memunculkan aspirasinya di paling akhir setelah kami semua."
"Baiklah, kau yang akan kutunjuk sebagai raja sementara."
"tapi, ayahanda,"potong pangeran Erwin.
"apa lagi, Putraku?."
"Jika ayahanda menunjuk saudara bungsuku ini menjadi raja, maka ia akan membuat lupa rakyat akan negara, karena ia akan mengubah negara ini menjadi negara bola, dan negara fisika."
"Tapi..."terdengar semua pangeran hendak berbicara namun sang Raja mengangkat tangan kanannya.
"Cukup! Ayahanda tidak mau mendengar lagi. Kalian semua adalah putra ayahanda yang sangat ayahanda sayangi. ayahanda tidak mau kalian bertengkar. Sudah ayahanda tentukan, dan tidak boleh protes lagi. Yang akan menjadi raja pengganti adalah kalian semua. Kalian berdelapan di tingkatan yang sama. Berlakulah adil terhadap rakyat. Lupakan semua hobi dan kebiasaan kalian demi memimpin negara Crooters yang damai."
***
Raja Hosen sudah pergi ke Persia. Kini, delapan putra mahkota yang memimpin kerajaan crooters. Mereka masih saja saling bermusuhan. Sampai suatu ketika, negara crooters diserang oleh negara Tempe. Seluruh negara diporak-porandakan, diserang lewat darat, laut, dan udara. Raja Hosen tidak ada di sana. Apa yang akan dilakukan kedelapan pangeran itu sebagai raja sementara??? Lihat dalam episode selanjutnya, Kisah Delapan Pangeran Part II.
Informasi Siiiip cuy
About Me
- Profil
- Blog ini dibuat oleh anak anak Rong DHlem, mereka mempunyai kreativitas yang telah teruji, mereka melakukannya untuk membanggakan orang tuanya. kami disini berusaha membantu anda para pengguna agar situs ini dapat berguna bagi bangsa dan negara
Followers
Blogroll
-
Blog 10-115 tahun yang lalu
-
-
0 komentar
Posting Komentar